Pesawat Listrik Terbesar Dunia Terbang Perdana, Target Beroperasi 2031
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pesawat listrik bertenaga baterai terbesar di dunia, X1, berhasil melakukan penerbangan perdananya di New York pada 12 Agustus. Pesawat ini lepas landas dari Bandara Internasional Plattsburgh dan terbang selama 27 menit, mencapai ketinggian 335 meter di atas permukaan tanah. Startup Swedia Heart Aerospace mengklaim seluruh penerbangan hanya menggunakan listrik senilai US$5 (Rp88 ribu). X1 memiliki panjang bentang sayap 32,3 meter dan mampu menopang berat maksimal 11.339 kilogram. Pesawat ini merupakan pesawat eksperimental yang dikembangkan untuk menyempurnakan model ES-30, yang ditargetkan akan menjadi pesawat komersial untuk penumpang pada tahun 2031. ES-30 saat ini sedang dikembangkan di Los Angeles dengan rencana uji terbang perdananya pada 2028. Investor seperti Air Canada dan United Airlines mendukung pengembangan proyek ini, dengan komitmen untuk menggunakan ES-30 dalam armada komersial jika uji coba berhasil. Pesawat listrik diharapkan mampu mengurangi emisi karbon di sektor penerbangan dan menurunkan biaya operasional maskapai penerbangan.
Bagikan
Berita terkait
Misi Satelit NASA Ungkap Fenomena 'Pembekuan Tersembunyi' di Kawasan Arktik
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 11.12
Jakarta Bidik Operasional 10.000 Bus Elektrik pada 2030
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.46
Terbang Sambil Video Call, Garuda Indonesia Uji Coba Internet Cepat di Udara
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.45
Pesawat Listrik Terbesar Akhirnya Berhasil Terbang di Langit AS
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 19.09