BPDLH Ungkap Kebutuhan Dana NDC RI Capai Rp 8.000 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) menyatakan kebutuhan dana untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) Indonesia mencapai USD 472 miliar atau sekitar Rp 8.000 triliun. Pemerintah menegaskan bahwa pembiayaan ini tidak bisa hanya mengandalkan APBN karena skala dana yang sangat besar dan manfaat penurunan emisi yang dirasakan secara global.
Indonesia menerapkan dua skema pendanaan untuk target penurunan emisi 2035. Dengan pendanaan domestik, penurunan emisi diprediksi mencapai 32 persen, namun angka ini dapat meningkat hingga sekitar 40 persen jika mendapat dukungan pendanaan internasional. BPDLH kini fokus mengoptimalkan sumber dana global untuk sektor berbasis lahan (kehutanan, gambut, mangrove, pertanian) dan sektor modern (energi, industri, transportasi, bangunan, limbah).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.54
Turunkan Emisi Karbon Butuh Rp 8.000 Triliun, Tak Bisa Pakai APBN
Berita terkait
Zulhas Cerita Pernah Didatangi George Soros, RI Ditawari US$50 Juta
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 08.15
RI Dibayar Dunia karena Kurangi Emisi, Kantongi US$103 Juta
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 11.05
RI Butuh Rp8.450 T untuk Turunkan Emisi, BPDLH Ungkap Sumber Dananya
CNBC Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 11.45
Dana Abadi Khusus Bencana Capai Rp 8,3 Triliun
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 22.44