Planet Terdekat dari Matahari Menyusut Jauh Lebih Besar dari Dugaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi terbaru dalam jurnal Geophysical Research Letters mengungkapkan bahwa Merkurius menyusut jauh lebih besar dari perkiraan sebelumnya. Analisis data dari misi MESSENGER menunjukkan penyusutan jari-jari planet mencapai 11,6 kilometer, atau 10% hingga 30% lebih besar dibandingkan estimasi terdahulu yang hanya berkisar 1 hingga 7 kilometer. Penyusutan ini terjadi seiring mendinginnya bagian dalam planet yang memiliki inti logam sangat besar.
Kawah akibat tumbukan asteroid dan komet selama ini diduga menyembunyikan bukti kerutan permukaan akibat penyusutan tersebut. Untuk mengungkap detail evolusi dan struktur internal Merkurius, misi BepiColombo akan menempatkan dua pesawat pengorbit pada November mendatang. Misi ini diharapkan memberikan data topografi komprehensif, terutama di belahan selatan, guna memperbaiki perkiraan ketebalan kerak dan komposisi mineral planet terdekat dari Matahari ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.00
Studi Baru Ungkap Planet Merkurius Menyusut Lebih Banyak dari Perkiraan
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 10.00
Misteri Antariksa: Apakah Venus Memakan Bulannya Sendiri?
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 12.45
Teleskop Chandra NASA Ungkap Objek Sinar-X Misterius di Alam Semesta
Berita terkait
Debu Kosmik Berusia Miliaran Tahun Ungkap Jejak Awal Terbentuknya Matahari
Media Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.17
NASA Luncurkan Teleskop Nancy Grace Roman, Targetkan 100 Ribu Exoplanet Baru
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.00
Misi BepiColombo Tiba di Merkurius, ESA dan JAXA Siap Lepas Wahana Antariksa
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 13.45
Teleskop Ruang Angkasa Roman NASA Memisah dari Roket Peluncur
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.00