Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Studi Baru Ungkap Planet Merkurius Menyusut Lebih Banyak dari Perkiraan

Studi riset terbaru mengungkapkan bahwa planet Merkurius sedang menyusut lebih banyak dari perkiraan ilmuwan sebelumnya. Proses penyusutan ini disebabkan oleh pendinginan perlahan pada inti besi Merkurius selama miliaran tahun, yang menyebabkan berkurangnya volume dan memicu keretakan serta lipatan pada lapisan kerak planet. Pengamatan relief permukaan menunjukkan keberadaan lobate scarps, yaitu struktur tebing bertangga tinggi yang terbentuk ketika kerak saling bertumpukan akibat tekanan penyusutan volume. Berdasarkan pemetaan topografi resolusi tinggi dari data wahana antariksa, para peneliti memperkirirkan radius Merkurius telah berkurang beberapa kilometer lebih banyak dibanding model simulasi sebelumnya, menandakan tingkat pengerutan termal yang lebih intensif. Penelitian ini juga mengindikasikan bahwa proses penyusutan tidak hanya terjadi di masa awal tata surya, tetapi masih berlanjut hingga periode geologis relatif baru, sebagaimana dibuktikan oleh retakan-retakan kecil yang memotong kawah muda. Temuan ini penting untuk memahami evolusi termal planet-planet batu di tata surya kita dan sistem eksoplanet.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait