Potret Tertajam Matahari Pecahkan Misteri Puluhan Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Astronom menggunakan Teleskop Surya Inouye di Hawaii, teleskop surya terkuat dunia, untuk menghasilkan citra permukaan Matahari dengan resolusi spasial tertinggi yang pernah diperoleh. Citra ini memperlihatkan fitur baru berukuran sekitar 20 km di wilayah aktif magnetis dekat bintik Matahari, melampaui pengamatan sebelumnya yang menangkap detail sekecil 30 km. Permukaan Matahari terlihat sebagai mosaik struktur granular masing-masing seukuran Prancis.
Dalam citra terbaru, para ilmuwan mengidentifikasi struktur kecil menyerupai pusaran air sebagai ketidakstabilan Kelvin-Helmholtz (KHI). Fenomena ini terbentuk ketika plasma bergerak cepat meluncur melewati fluida lebih lambat, menciptakan gesekan yang memicu pusaran spiral. KHI sebelumnya pernah diamati di Bumi, Jupiter, dan Saturnus, namun belum pernah dikonfirmasi keberadaannya di Matahari.
Penemuan ini berpotensi memecahkan misteri berusia lebih dari 50 tahun: mengapa korona Matahari memiliki suhu jutaan derajat Celsius, jauh lebih panas dibanding permukaannya yang sekitar 6.000 derajat Celsius. Para peneliti menduga pusaran kecil ini menjadi pemicu awal lilitan medan magnet yang melepas energi besar, dan ketika ketidakstabilan terjadi, energi berpindah ke skala lebih kecil sebelum dilepas dalam bentuk panas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 07.15
Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya
Berita terkait
Mengapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari dan Bintang? Ini Penjelasan NASA
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.35
Ada Bukti Matahari Pernah Menelan Planet di Sekitarnya
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.45
Astronom Temukan Bukti Matahari Pernah Makan Planet di Awal Tata Surya
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 05.31
Puluhan Siswa Jenjang SMA Sukses Raih Kemenangan OSN 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.46