Mengapa Luar Angkasa Gelap meski Ada Matahari dan Bintang? Ini Penjelasan NASA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Luar angkasa tampak gelap karena hampir tidak ada atmosfer untuk menyebarkan cahaya Matahari dan bintang. Di Bumi, cahaya menabrak gas atmosfer dan menyebar, membuat langit terang. Di luar angkasa, cahaya bergerak lurus tanpa medium yang memantulkan. Radiasi Matahari di atmosfer Bumi sekitar 1.368 watt per meter persegi, setara 23 lampu 60 watt per meter persegi. Kegelapan bukan karena kurang cahaya, melainkan kurangnya hamburan cahaya dan usia alam semesta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.30
NASA Bagikan Wujud Matahari dari Jarak Dekat, Ada Fenomena Tak Terduga
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.50
Rencana Gila Ilmuwan Supaya Bumi Terhindar dari Kiamat
Berita terkait
NASA Luncurkan Teleskop Nancy Grace Roman, Targetkan 100 Ribu Exoplanet Baru
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 17.00
Teleskop Ruang Angkasa Roman NASA Memisah dari Roket Peluncur
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 14.00
Mengintip Takdir Akhir Matahari Melalui Daur Ulang Bintang Mati di Nebula Helix
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.45
Potret Tertajam Matahari Pecahkan Misteri Puluhan Tahun
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.15