Prabowo Kebut Digitalisasi Bansos, Target 49 Juta Keluarga Terdaftar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan percepatan digitalisasi sistem perlindungan sosial untuk penyaluran bantuan yang lebih tepat sasaran, mudah diakses, dan bermartabat. Digitalisasi pendaftaran Program Keluarga Harapan (PKH) telah diterapkan di 153 kabupaten dan kota di 38 provinsi, dengan lebih dari 3 juta keluarga terdaftar saat ini.
Target pemerintah adalah mencapai 49 juta keluarga, atau lebih dari 53% keluarga Indonesia, saat implementasi nasional dilakukan. Digitalisasi mengurangi biaya dan waktu bagi masyarakat miskin, dari sebelumnya Rp150 ribu untuk transportasi dan dokumen serta waktu pemeriksaan 75-200 hari menjadi gratis dan selesai dalam menit atau jam.
Prabowo menegaskan bahwa rakyat tidak mampu tidak boleh dibebani biaya atau proses administrasi berulang. Ke depan, digitalisasi akan diperluas ke seluruh program perlindungan sosial, bantuan pemerintah, dan subsidi untuk transparansi dan ketepatan sasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 19.51
Pemerintah mengoptimalkan sistem Perlinsos Digital
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 21.05
Gelontorkan Bantuan Sosial di 2027, Pemerintah Siapkan Rp549 Triliun
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Prabowo Sebut 3 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Digitalisasi Bansos
Berita terkait
Prabowo: Digitalisasi Bansos Telah Berjalan di 153 Kabupaten/Kota
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Desil 1 sampai 10 Artinya Apa? Kenali Kategori Kesejahteraan Keluarga
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 16.20
Menkomdigi: Digitalisasi Harus Pangkas Waktu dan Biaya
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.32
Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.05