Prabowo Sebut 3 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Digitalisasi Bansos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324501/original/005678300_1786710890-WhatsApp_Image_2026-08-14_at_7.22.19_PM.jpeg)
Presiden Prabowo Subianto mendorong digitalisasi pendaftaran bantuan sosial (Bansos) seperti PKH dan Sembako agar lebih tepat sasaran, transparan, dan bermartabat. Saat ini, sistem digital telah diterapkan di 153 kabupaten/kota di 38 provinsi dengan lebih dari 3 juta keluarga terdaftar dari target 49 juta keluarga.
Digitalisasi ini menghilangkan biaya administrasi dan transportasi yang sebelumnya mencapai Rp150.000 per keluarga. Selain itu, waktu pemeriksaan kelayakan yang semula memakan waktu 75-200 hari kini dipangkas menjadi hitungan menit atau jam. Pemerintah berkomitmen memperluas sistem ini ke seluruh bantuan pemerintah dan subsidi guna memudahkan akses bagi masyarakat kurang mampu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 15.27
Presiden Prabowo: Digitalisasi Bansos Telah Berjalan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.41
Meutya Respons Arahan Prabowo, Digitalisasi Pangkas Proses Bansos Kini Cair dalam Hitungan Menit
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 19.30
Taufan Pawe: IKD Harus Mempermudah, Bukan Menghambat Penerima Bansos
Berita terkait
Bansos di 143 Daerah Mulai Pakai Sistem Digital, Begini Skemanya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.45
Daftar Program Bansos Ini Cair pada 2027, Anggarannya Rp549,9 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 19.00
Sambut Positif Pidato Prabowo, Anggota BP MPR Tekankan Akurasi Data Bansos
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.08
Tekan Kemiskinan, Anggaran Perlinsos 2027 Naik 10%, Jadi Rp 549,9 Triliun
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.26