Pemerintah mengoptimalkan sistem Perlinsos Digital
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengoptimalkan sistem Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital melalui uji coba di 153 kota/kabupaten. Sistem menggunakan pendekatan penghubung data dengan konsep menghubungkan bukan menyalin data, sehingga data tetap dikelola oleh instansi pengampu masing-masing. Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) berfungsi sebagai jembatan untuk interoperabilitas antar-sistem dengan minimalisasi data sesuai kebutuhan program. Dengan digitalisasi, proses verifikasi data yang sebelumnya memakan waktu 75-200 hari dapat diselesaikan dalam hitungan menit atau jam, dan pendaftaran bantuan sosial menjadi gratis tanpa biaya dokumen atau perjalanan. Presiden Prabowo Subianto menyatakan digitalisasi dapat mencapai 49 juta keluarga dengan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 21.05
Gelontorkan Bantuan Sosial di 2027, Pemerintah Siapkan Rp549 Triliun
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.32
Menkomdigi: Digitalisasi Harus Pangkas Waktu dan Biaya
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 18.31
Verifikasi Penerima Bansos Melonjak 20 Kali Lipat dalam Sebulan, Komdigi Ungkap Peran Sistem Digital
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.41
Meutya Respons Arahan Prabowo, Digitalisasi Pangkas Proses Bansos Kini Cair dalam Hitungan Menit
Berita terkait
KemenPAN-RB: 258 kabupaten/kota sudah terapkan Perlinsos digital
ANTARA News · 18 September 2026 pukul 14.23
Digitalisasi Perlinsos Diperluas, Pemerintah Tekankan Prinsip Keadilan
Detik.com · 11 September 2026 pukul 09.28
Pemerintah Buka Pendaftaran Agen Perlinsos, Butuh 250.000 Orang
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.05
Mendagri Tito Sebut Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda
Detik.com · 24 September 2026 pukul 18.30