Proyek Data Center Raksasa Kebanggaan Presiden Terancam Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Proyek data center raksasa Oracle di New Mexico, bernama Project Jupiter, menghadapi kendala serius termasuk masalah regulasi, penolakan warga setempat, dan protes lingkungan. Proyek ini bagian dari infrastruktur AI Stargate di bawah pemerintahan Trump. Saham Oracle turun lebih dari 3% dan perusahaan mengirimkan force majeure. Kapasitas data center mencapai 2,4 GW dengan target operasional 2028. Oracle berkomitmen pada jadwal, sementara Blue Owl Capital menegaskan komitmen pendanaan tetap. Bloom Energy juga mengalami penurunan saham 3% namun tetap komitmen. Oracle menanggung utang US$ 18 miliar terkait proyek.
Bagikan
Berita terkait
Proyek Data Center Makin Menjamur, Tak Peduli Ditolak Warga
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.50
Geger Data Center Raksasa Telan Anggaran Sampai Rp 18.000 Triliun
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 14.45
AMD Helios Tantang Dominasi Nvidia
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 16.45
Tagihan Listrik Naik Sampai 90%, Pabrik Raksasa Terancam Bangkrut
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 12.40