Geger Data Center Raksasa Telan Anggaran Sampai Rp 18.000 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima perusahaan teknologi terbesar dunia—Microsoft, Meta Platforms, Oracle, Amazon, dan Alphabet—telah mengunci komitmen anggaran sewa masa depan senilai sekitar US$1,09 triliun atau setara dengan Rp18.000 triliun. Dana ini sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan dan penyewaan data center guna mendukung lonjakan kebutuan komputasi kecerdasan buatan (AI). Menurut laporan Reuters, komitmen ini menunjukkan bahwa mayoritas anggaran belanja AI Big Tech telah terkunci dalam kontrak jangka panjang, meski belum sepenuhnya tercatat sebagai liabilitas sewa di neraca keuangan perusahaan. Jika permintaan AI terus tumbuh, data center ini akan menjadi fondasi bagi fase pertumbuhan berikutnya di sektor cloud. Namun, jika permintaan menurun, perusahaan tetap berkewajiban membayar kapasitas yang besar dan mahal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 Agustus 2026 pukul 02.29
Saat Larry Ellison Bertaruh Besar pada AI, Oracle Justru Larang Kode AI di Proyek Java OpenJDK
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 21.00
Daftar Lengkap Perusahaan Teknologi yang Melakukan PHK
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.50
Ambisi AI Elon Musk Cemaskan Investor, Saham SpaceX Anjlok
JawaPos · 4 Agustus 2026 pukul 19.47
Mengenal Fitur Agentic Trading, ChatGPT Kini Bisa Bantu Eksekusi Investasi
Berita terkait
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
Video: Langkah BKPM Promosikan Potensi RI Ke Investor Teknologi Global
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00
The Sovereignty We’re Renting
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 07.17
Jepang Mau Bikin Pusat Data AI Terbesar di Prefektur Akita, Dilirik Investor UEA
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 04.00