Dosen ITB Ungkap Alasan Data Center AI Butuh Banyak Air untuk Pendinginan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Data center AI di Jatiluhur, Purwakarta membutuhkan banyak air untuk pendinginan karena ribuan perangkat komputer menghasilkan panas. Ir. Poetro Lebdo Sambegoro ITB menjelaskan air digunakan sebagai medium pendingin dengan sistem closed loop atau menara pendingin untuk memindahkan panas ke lingkungan. Besarnya kebutuhan air bergantung pada ukuran data center, konsumsi listrik, dan desain pendingin. Penggunaan air harus dihitung cermat agar tidak mengurangi pasokan untuk masyarakat, dengan kemungkinan teknologi daur ulang. Jika air kurang, kapasitas pendingin menurun dan perangkat dapat overheat serta menurunkan kinerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 19.50
AI Haus Air, Data Center Bisa Habiskan 25,5 Juta Liter per Tahun
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 17.45
Data Center AI Menjamur, Listrik-Air Mahal, Orang Kaya Borong Pesawat
CNN Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 08.10
Spin-off Tahap 2, InfraNexia Bidik Pasar Konektivitas Pusat Data AI
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 02.40
AMDAL Belum Jadi, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Akhirnya Stop Proyek Data Center Jatiluhur
Berita terkait
Ngeri! 1 MW Data Center AI Butuh Air Setara Kebutuhan 300.000 Orang
Detik.com · 22 September 2026 pukul 08.45
Sam Altman Bantah Pusat Data AI Boros Air, Tapi Hadapi Krisis Kepercayaan Publik
JawaPos · 4 September 2026 pukul 15.45
Kiamat Air Gara-Gara AI: Mitos atau Fakta?
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 07.26
Nge-Prompt AI Sedot Triliunan Liter Air, Bikin Sejumlah Daerah Kekeringan
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 17.52