Satelit Bertemu IoT Diklaim Jadi Solusi Hapus Keterbatasan Sinyal di Wilayah 3T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9333362/original/072585300_1787746282-ASSI_ASIOTI_1.jpeg)
Asosiasi Satelit Indonesia (ASSI) dan Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI) menandatangani MoU di BATIC 2026 Bali untuk mengintegrasikan infrastruktur satelit dengan perangkat IoT. Kolaborasi ini menargetkan menjangkau wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) serta meningkatkan efisiensi sektor pertanian, maritim, dan logistik. Dengan satelit menjadi tulang punggung utama, data IoT dapat dikirim real-time tanpa terikat jaringan terestrial. Inisiatif ini juga menjadi strategi untuk mencetak talenta lokal dalam konvergensi teknologi dirgantara. Proyek percontohan komersial akan membuktikan ketahanan teknologi serta menjadi wadah lahirnya talenta digital lintas disiplin.
Bagikan
Berita terkait
Satelit Bertemu IoT Diklaim Bisa Hapus Keterbatasan Sinyal di Wilayah 3T
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.28
Masa Depan Internet Indonesia: 5G, AI hingga Satelit
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.20
Komdigi Bidik 20 Hub dan 500 Spoke Garuda Spark dalam 2 Tahun
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.05
BGN Tutup 455 SPPG Tak Penuhi SLHS, Dapur 3T Diprioritaskan September
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.47