BGN Tutup 455 SPPG Tak Penuhi SLHS, Dapur 3T Diprioritaskan September
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menutup permanen 455 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Penutupan ini menambah menjadi 833 SPPG yang ditutup sebelumnya. Setelah pembenahan tata kelola, BGN akan memprioritaskan aktivasi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) mulai September. Dapur di Papua, Maluku, Maluku Utara, NTT, dan NTB akan diaktifkan lebih dulu. Proses aktivasi melibatkan penyesuaian peraturan, persiapan penerima manfaat, pembayaran, serta SOP. BGN juga mengembangkan alat sensor uap untuk pemeriksaan keamanan makanan MBG secara cepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.40
Sekolah Libur Imbas Karhutla, BGN Pastikan Program MBG Stop Sementara
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.10
Kepala Dapur MBG Kini Wajib Bangun Jam 2 Pagi, Absen Wajib via Zoom
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 18.15
Sudaryono Minta Bersabar, Belum Mau Buru-Buru Buka Dapur Baru MBG
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.33
Cegah Kasus Keracunan, Kepala Dapur MBG Kini Wajib Standby Mulai Jam 2 Pagi
Berita terkait
Bos BGN Wajibkan Kepala Dapur MBG Siaga Dini Hari, Kenapa?
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 08.10
BGN Ancam Tutup Dapur MBG Tak Bersertifikat Higiene hingga 10 Agustus
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.07
Pecat 137 Kepala Dapur MBG, Bos BGN: Saya Bukan Sok Galak
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 08.20
Luhut Bertemu Bos BGN Sudaryono, Singgung Penutupan 1.300 Dapur MBG
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 08.20