Seruan Boikot iPhone 18 Menggema, Ini Penyebabnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

iPhone 18 mendapat ancaman pemboikotan dari kelompok aktivis Team Congo yang khawatir soal sumber mineral yang digunakan dalam pembuatan perangkat. Menurut kelompok tersebut, mineral seperti kobalt dan tantalum berasal dari Republik Kongo, dan perdagangan ilegalnya diduga mendanai kelompok bersenjata, memicu kekerasan, pengungsian, dan pekerja anak di wilayah tersebut. Team Congo membagikan kampanye melalui Instagram dengan judul 'Mengapa Memboikot iPhone 18?' untuk menyebarkan kesadaran ini. Dalam kampanyenya, Team Congo mendorong konsumen untuk mempertimbangkan kebutuhan sebenarnya akan perangkat baru, menggunakan ponsel lebih lama, atau membeli perangkat bekas. Mereka juga menyarankan agar konsumen menyelidiki asal usul dan rantai pasokan produk elektronik yang dibeli. Apple membantah tuduhan bahwa perusahaan secara langsung atau tidak langsung membiayai kelompok bersenjah di Kongo, namun mengakui kesulitan dalam melacak asal usul mineral tertentu dalam rantai pasokannya. Aktivis iklim Greta Thunberg sempat membagikan postingan kampanye ini di Instagram Story-nya, meskipun belum merilis pernyataan resmi terpisah mengenai isu pemboikotan ini.
Bagikan
Berita terkait
Polling: Kalau Sudah Rilis di Indonesia, Mau Pilih iPhone yang Mana?
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.28
Jalur Ekspor Indonesia Diuji Geopolitik dan Tekanan Emisi
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 16.06
Balada Trump-Xi Jinping dan Nasib Ekonomi Dunia
Detik.com · 22 September 2026 pukul 15.50
Berapa Pajak Beli iPhone 18 Pro dan iPhone Duo dari Luar Negeri?
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.52