Sony dan TSMC Investasi Rp 82 Triliun untuk Sensor Generasi Baru di Kumamoto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sony Semiconductor Solutions Corp. dan Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC) menginvestasikan total JPY 747 miliar (setara Rp82,917 triliun) untuk memproduksi massal sensor gambar generasi baru mulai 2029. Fasilitas produksi akan dibangun di Prefektur Kumamoto, Jepang, melalui perusahaan patungan bernama Advanced Vision Semiconductor Manufacturing Corp. yang berbasis di Koshi, Kumamoto. Sony memiliki 68% saham sebagai pemegang saham pengendali, sementara TSMC memiliki 32%. Investasi ini bertujuan untuk mengembangkan sensor gambar untuk ponsel pintar menggunakan teknologi manufaktur canggih, dengan pabrik baru Sony dialihkan ke perusahaan patungan dan lini produksi didirikan. Meskipun industri semikonduktor Jepang menghadapi tantangan akibat gempa bumi di Kumamoto pada akhir Juli, Sony dan TSMC tetap melanjutkan investasi karena meningkatnya permintaan terkait kecerdasan buatan (AI). Sony saat ini merupakan produsen sensor gambar terbesar di dunia berdasarkan nilai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 17.37
Danantara Mulai Investasi di Semikonduktor, Ini Pembelinya
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 21.00
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 62 Triliun Buat Hadapi Krisis Dunia
Berita terkait
Jensen Huang Ungkap Alasan Nvidia Bakal Tumbuh 70 Persen Tahun Depan
kumparan · 11 September 2026 pukul 17.00
Presiden Tak Mau Disetir Amerika dan China, Blak-Blakan Bilang Begini
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 13.05
Udang di balik Batu Taktik Trump, Ternyata Palak Perusahaan Gegara Ini
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 19.05
Pemerintah Buka Karpet Merah Investasi AI hingga US$12 Miliar
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.30