SpaceX Akan Bangun Kompleks Roket Starship Senilai Rp1.770 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

SpaceX, perusahaan milik Elon Musk, berencana membangun kompleks peluncakan roket terbesar di selatan Louisiana, AS, dengan nilai investasi US$100 miliar (Rp1.770 triliun). Proyek ini akan mengubah 50,5 ribu hektar lahan di Pecan Island menjadi pusat pengembangan roket dan satelit AI. Kompleks ini akan melengkapi jaringan peluncakan yang sudah ada di Texas dan Florida. Pembangunan diperkirakan dimulai tahun depan, dengan peluncakan roket pertama direncakan pada 2029. Menurut Presiden SpaceX Gwynne Shotwell, fasilitas ini dirancang untuk menangani ribuan peluncakan roket setiap tahun, sambil memperhatikan hambatan teknis dan regulasi yang berlaku. Kompleks akan dilengkapi fasilitas mandiri seperti produksi bahan bakar metana, pembangkit listrik, pelabuhan, bandara, dan bengkel. SpaceX juga berkomitmen untuk memulihkan lahan rawa dan garis pantai Pecan Island sebagai penyangga alami melawan banjir. Proyek ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat dan diperkirakan akan menciptakan setidaknya 3.000 lapangan kerja baru di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 09.20
SpaceX Bangun Starbase Louisiana Rp1.600 Triliun, Targetkan Misi ke Mars
Berita terkait
Bisnis Nvidia Makin Menggurita, Sahamnya Ada di Mana-mana
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 10.46
Bertahan 24 Hari di Lautan, Pesawat Starship SpaceX Tiba di Pulau Natal
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 12.15
Duit Investor Menguap, SpaceX Bakar Rp288 T Cuma buat AI
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 15.45
Ambisi AI Elon Musk Cemaskan Investor, Saham SpaceX Anjlok
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.50