Taiwan Dakwa Karyawan Nvidia yang Selundupkan Server AI ke China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Taiwan menyelidiki sembilan orang termasuk manajer senior Nvidia dan dua karyawan Supermicro atas tuduhan menyelundupkan server AI ke China melanggar aturan ekspor AS. Jaksa Keelung memastikan para terdakwa menjual server kelas atas secara ilegal dan merusak citra negara, dengan salah satu tersangka buron dan diduga mencuripasi dana dari distributor terlibat. Para pelaku sadar melanggar prosedur ketat kontrol ekspor Nvidia dan Supermicro, meski chip AI seperti Blackwell diproduksi TSMC di Arizona dan dikemas di Taiwan sebelum diimpor.
AS melarang ekspor teknologi AI canggih ke China sejak 2022, meski kini mengizinkan penjualan chip generasi lama seperti H200. Taiwan juga meningkatkan pengawasan ekspor untuk menghindari kemarahan regulator AS. Namun, kasus penyelundupan masih terjadi, seperti server senilai USD 1 miliar yang diduga dikirim melalui Thailand atau Malaysia, dan tiga orang AS mencurigai penyelundupan server AI senilai USD 3,5 miliar ke China melalui negara ketiga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 08.11
China Perketat Aturan Perbatasan, Warga Taiwan Terancam Dilarang Keluar
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 17.17
Server AI Nvidia Bakal Makin Mahal, Ini Biang Keroknya
Berita terkait
China Jadi Pasar Terbesar Sarang Walet RI, Ekspornya Tembus Rp 3 T
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.30
Pertama di Dunia, Satu Negara Lumpuh Dibobol AI Tanpa Bantuan Manusia
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.40
Bocoran Ordal, Amerika Bersiap Serbu China Akhir 2026
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 16.00
Amerika Berubah 180 Derajat, Tiba-Tiba Ikut Cara China
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 14.40