Tak Mau Diatur, Pemilik WhatsApp dan Instagram Telepon Presiden
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

CEO Meta Mark Zuckerberg secara diam-dami menghubungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menolak rencana pembentukan lembaga pengawas AI tingkat nasional. Zuckerberg menyatakan bahwa pengaturan terpusat pada satu lembaga tidak efektif untuk mengikuti perkembangan AI yang cepat. Percakapan telepon rahasia ini mengungkapkan sikap Meta yang menolak intervensi eksternal pada pengembangan AI perusahaan. Sementara itu, banyak pihak menuntut pengawasan ketat AI demi mencegah penyalahgunaan, pelanggaran privasi, dan penyebaran informasi menyesatkan. Di Indonesia, pemerintah sedang menyusun dua aturan AI dalam proses finalisasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 18.01
OpenAI Rilis GPT-6 Astra di Tengah Kekhawatiran Keamanan AI
JawaPos · 3 September 2026 pukul 08.30
Elon Musk Bela Pusat Data AI dan Serang Regulasi Uni Eropa di Forum G20
Berita terkait
Zuckerberg Bela AI dari Isu Kiamat Lapangan Kerja: Tak Perlu Takut
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 08.25
Rencana Gagal Zuckerberg Ingin Ganti Karyawan Meta dengan AI
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 14.00
Heboh Startup China Jadi Milik AS, Begini Nasibnya Sekarang
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 07.40
Tulisan Panjang Mark Zuckerberg tentang Masa Depan AI Menuai Kritik
kumparan · 12 Agustus 2026 pukul 12.30