Teleportasi di Fiksi Ilmiah Sebenarnya Tak Sepenuhnya Khayalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Teleportasi kuantum, yang ditemukan lebih dari 30 tahun lalu, memungkinkan transfer keadaan partikel subatomik ke partikel lain tanpa interaksi fisik langsung. Teknologi ini didasarkan pada konsep keterikatan kuantum, di mana partikel kecil saling terhubung meskipun berjarak jauh. Pada 2017, teleportasi kuantum berhasil dilakukan antara Bumi dan orbit rendah menggunakan keterikatan kuantum. Berbeda dengan fiksi ilmiah seperti Star Trek, teleportasi kuantum hanya mentransfer informasi kuantum, bukan materi atau energi. Para ilmuwan menekankan bahwa teleportasi manusia masih sepenuhnya berada dalam ranah spekulasi karena membutuhkan transfer informasi kuantum dari setiap atom dan partikel tubuh manusia, yang dianggap mustahil dengan teknologi saat ini.
Bagikan
Berita terkait
Telkom Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Ketahanan Siber dan AI lewat Kolaborasi Pentahelix
Liputan6.com · 20 September 2026 pukul 10.12
Astronot ISS Peringati 60 Tahun Star Trek dari Antariksa
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 11.29
Bintang Magnetik Buktikan Prediksi Fisika Kuantum Usia 90 Tahun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.15
Hadapi Ancaman Era Komputasi Kuantum, Kemenko Polkam, BSSN, dan Telkom Berkolaborasi Nasional
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 14.49