Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2, Transaksi Capai Rp49,9 T

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah menyelesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun. Langkah ini menjadi lanjutan dari Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang berlaku sejak Januari 2026, yang menjadikan PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai operating company yang mengelola infrastruktur digital wholesale secara netral dan andal. InfraNexia akan mengelola lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan Telkom, termasuk sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik, dengan 26.000 kilometer di antaranya adalah Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menyatakan bahwa spin-off ini merupakan tonggak penting dalam transformasi bisnis TelkomGroup sesuai strategi TLKM 30, khususnya pilar unlock value melalui monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti data center, tower, dan jaringan fiber. Langkah ini juga mendukung inisiatif Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset BUMN. InfraNexia diharapkan dapat meningkatkan fokus, kecepatan, dan kualitas layanan infrastruktur konektivitas digital nasional.

Direktur Utama InfraNexia, Lukman Hakim Abd. Rauf menegaskan bahwa penyelesaian spin-off ini menjadi fondasi bagi perusahaan untuk memperkuat layanan utama seperti 5G backhaul, wholesale network, FTTx, dan passive infrastructure sharing. InfraNexia juga akan mengakselerasi program network modernization dan implementasi autonomous network untuk mendukung pertumbuhan AI, cloud, dan data center di Indonesia. Meskipun Telkom memegang lebih dari 99% saham, InfraNexia akan tetap beroperasi secara profesional dan netral dalam melayani seluruh pelanggan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait