Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Telkom Tuntaskan Spin-Off InfraCo Tahap 2, InfraNexia Jadi Pilar Utama Bisnis Wholesale Connectivity

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah menyelesaikan Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun. Langkah ini menguatkan struktur bisnis infrastruktur digital TelkomGroup melalui PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) sebagai operating company yang fokus pada bisnis wholesale connectivity. InfraNexia akan mengelola lebih dari 90% aset infrastruktur jaringan Telkom, termasuk sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik, termasuk 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan bahwa spin-off ini merupakan tonggak penting dalam transformasi bisnis TelkomGroup sesuai strategi TLKM 30, khususnya pilar unlock value melalui monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi seperti data center, tower, dan jaringan fiber. InfraNexia diharapkan menjadi mesin pertumbuhan baru yang meningkatkan kapabilitas layanan infrastruktur, mengoptimalkan efisiensi bisnis, dan membuka peluang kemitraan strategis untuk mendukung konektivitas digital nasional.

Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf menekankan bahwa penyelesaian spin-off ini menjadi fondasi krusial bagi perusahaan untuk memperkuat layanan utama seperti 5G backhaul, wholesale network, FTTx, dan passive infrastructure sharing. InfraNexia juga sedang mengakselerasi program network modernization dan mengimplementasikan autonomous network guna mendukung pertumbuhan AI, cloud, dan data center di Indonesia. Meskipun kepemilikan saham mayoritas tetap berada di Telkom (lebih dari 99%), InfraNexia akan beroperasi secara profesional dalam melayani seluruh pelanggan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait