Tren Baru Korea Bangkitkan Orang yang Sudah Meninggal, Bayar Rp 7 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tren baru di Korea Selatan gunakan AI buat video orang meninggal. Perusahaan Vaice tawarkan layanan seharga Rp 7 juta untuk video 3-5 menit. Pelanggan sediakan foto dan suara mendiang. Naskah ditulis sendiri. Contoh: Lee Geon Hui minta video kakek dengan pesan permintaan maaf. Ayahnya menangis menonton.
Vaice dapat 300 pelanggan per bulan, usia 40-50 tahun. Video sering diputar saat ritual peringatan kematian atau hari libur. Mayoritas video akhiri dengan 'Aku mencintaimu' atau permintaan maaf atas konflik.
Praktik ini timbul kekhawatiran etika, psikologis, hukum. Ahli AI Yong Man Ro sebut pedang bermata dua. Profesor hukum Choung Wan minta aturan lindungi martabat orang meninggal. Larangan buat video jika ditolak sebelum berpulang. Batasi penggunaan komersial gambar dan suara.
Bagikan
Berita terkait
Matematikawan Top Peringatkan soal Pesatnya AI, Manusia Terlalu 'Polos'
Detik.com · 23 September 2026 pukul 05.45
Microsoft Rilis Kode Etik Pengembangan AI tak Boleh Lampaui Manusia
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.17
Dewan Profesor Atma Jaya dan Komdigi Soroti Tantangan AI bagi Jurnalisme
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.30
Lenovo Tab Plus Gen 2 Rilis di Indonesia, Tablet dengan Layar 2,5K dengan 9 Speaker JBL
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 09.00