Tren Baru Korea Bangkitkan Orang yang Sudah Meninggal, Bayar Rp 7 Juta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tren baru di Korea Selatan gunakan AI buat video orang meninggal. Perusahaan Vaice tawarkan layanan seharga Rp 7 juta untuk video 3-5 menit. Pelanggan sediakan foto dan suara mendiang. Naskah ditulis sendiri. Contoh: Lee Geon Hui minta video kakek dengan pesan permintaan maaf. Ayahnya menangis menonton.
Vaice dapat 300 pelanggan per bulan, usia 40-50 tahun. Video sering diputar saat ritual peringatan kematian atau hari libur. Mayoritas video akhiri dengan 'Aku mencintaimu' atau permintaan maaf atas konflik.
Praktik ini timbul kekhawatiran etika, psikologis, hukum. Ahli AI Yong Man Ro sebut pedang bermata dua. Profesor hukum Choung Wan minta aturan lindungi martabat orang meninggal. Larangan buat video jika ditolak sebelum berpulang. Batasi penggunaan komersial gambar dan suara.
Bagikan
Berita terkait
Algoritma dan Memudarnya Memori Fisik Peradaban
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.11
Korban Baru AI, Sedot Isi Buku Langka Sampai Hancur Tak Bisa Dibaca
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 20.20
Menekraf Mengeklaim Teknologi AI Dapat Tekan Angka Pengangguran
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.00
Samsung Kembangkan AI untuk Membaca Pola Kesehatan Tersembunyi dari Smartwatch
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 07.30