Trump Ganti Nama AI Jadi Super Intelligence (SI) di Semua Dokumen Negara AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan penggantian istilah 'artificial intelligence' menjadi 'super intelligence' dalam semua dokumen resmi pemerintah AS. Penggantian ini disampaikan dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB pada 22 September 2026, dengan alasan istilah 'artifisial' membuat kecerdasan terkesan tidak nyata. Trump menolak upaya pengawasan global AI, mengklaim AS akan mengawasi perkembangan SI melalui Departemen Kehakiman, dan tetap yakin AS unggul dibanding China. Pengumuman ini sejalan dengan kekhawatiran global terhadap AI yang menjadi agenda utama PBB 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.00
6 Poin Pidato Trump di Sidang PBB: Iran, Nama Baru AI dan Negara Gagal
Detik.com · 23 September 2026 pukul 09.20
Trump Ancam Mau Binasakan Iran di Sidang PBB, IRGC Beri Peringatan
Detik.com · 23 September 2026 pukul 08.57
Trump Hadapi 'Keputusan Besar' soal Iran: Kesepakatan atau Hancurkan
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 07.05
Donald Trump Ubah Nama AI Jadi SI, Alasannya Tak Terduga
Berita terkait
Delegasi AS-Iran Bertemu, Trump Beri Ultimatum Keras Lenyapkan Teheran
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.10
Trump Teken Kesepakatan Keamanan dengan Greenland dan Denmark di PBB
Detik.com · 23 September 2026 pukul 00.27
Trump di PBB: Saya Telah Wujudkan Perdamaian
Detik.com · 22 September 2026 pukul 22.26
Harga Minyak Dunia Naik Jelang Trump dan Presiden Iran Bertemu di PBB
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.08