Delegasi AS-Iran Bertemu, Trump Beri Ultimatum Keras Lenyapkan Teheran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pejabat AS bertemu tiga jam dengan para mediator Iran di sela-sela Sidang Umum PBB, dengan Presiden Donald Trump menyatakan pertemuan berjalan sangat baik. Namun, Trump menegaskan tidak bertemu langsung dengan pejabat Iran, melainkan hanya dengan perantara. Di pidatonya, Trump membela kebijakannya terkait konflik dengan Iran, menyatakan telah mencegah Teheran mendapatkan senjata nuklir dan mendesak isolasi ekonomi. Ia memberikan ultimatum keras: kemungkinan tercapainya kesepakatan damai setelah pemilihan paruh waktu AS pada 3 November, atau punahnya Republik Islam Iran jika tidak ada solusi. Trump menolak kritik bahwa perubahan kendali Kongres ke tangan Demokrat akan melemahkan posisinya, menegaskan bahwa ia tidak mencalonkan diri dan akan berkuat di tempat selama dua setengah tahun lagi.
Pidato keras Trump muncul tak lama setelah laporan PBB yang menyatakan adanya alasan kuat bahwa pasukan AS melakukan kejahatan perang dalam serangan di Iran, termasuk serangan yang menewaskan anak-anak sekolah dasar di Minab. Di tengah tekanan internasional, Trump memperkuat kritiknya terhadap Pengadilan Pidana Internasional (ICC) dan menegatakan perlindungan hukum bagi pasukannya. Di luar sidang, demonstran anti-pemerintah Iran berkumpul menuntut demokrasi. Trump juga menyerang Meksiko sebagai pusat kekerasan kartel, mengumumkan ambisi perubahan di Kuba yang memicu walkout delegasi, dan menegaskan kebijakan tekanan terhadap Venezuela. Ia menegaskan komitmen AS-Jepang di Asia dan menegaskan tidak akan menghambat perkembangan AI.
Sebelumnya, Trump bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham untuk membahas perdagangan dan konflik Ukraina, lalu dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk memperkuat aliansi kawasan. Ia juga berdiskusi dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengenai solusi akhir serangan Rusia, sebelum dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Washington.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 September 2026 pukul 22.26
Trump di PBB: Saya Telah Wujudkan Perdamaian
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 21.31
AS Terbuka untuk Pertemuan dengan Iran di PBB
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 18.39
Menlu Iran Abbas Araghchi Tiba di New York, Ini Agenda yang Direncanakannya
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.23
Akan Hadiri Sidang Umum PBB, Presiden Iran Tegaskan Hal Ini
Berita terkait
Trump Serukan Menyerah, Iran Klaim Menang Perang dan Diplomasi!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 17.29
Trump-Netanyahu Hebohkan Gunung Pickaxe Iran, Diduga Punya Nuklir Bawah Tanah
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 06.21
Iran Janji Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari, dengan Syarat...
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.40
Perang Makin Ngeri! Trump Mau Leyapkan Iran, Hancurkan Seluruh Negeri
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 10.11