Trump Serang Bos Anthropic, Sebut AI Tidak Butuh Pengaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak seruan CEO Anthropic Dario Amodei untuk mengerem pengembangan kecerdasan buatan (AI). Dalam postingan di Truth Social, Trump menyatakan bahwa satu-satunya pengaman yang dibutuhkan AI adalah presiden yang kuat dan cerdas, sekaligus mengklaim pemerintahannya memiliki kemampuan regulasi dan pengawasan yang sangat besar terhadap perusahaan AI. Trump juga menyebernaruhkan Amodei dengan menyebutnya 'malaikat kecil yang sempurna' dan menuduh penentang pengembangan AI serta pusat data sebagai bagian dari 'konspirasi sakit' yang mendukung China.
Seruan Amodei untuk melambatkan pengembangan AI dan menerapkan regulasi lebih ketat mendapat dukungan dari dua pemimpin teknologi besar, Sam Altman dari OpenAI dan Elon Musk dari xAI. Mereka setuju bahwa langkah-langkah pengawasan diperlukan agar AS tetap unggul dalam persaingan geopolitik di bidang AI, tanpa mengorbankan kepemimpinannya.
Trump menekankan bahwa kompetisi di bidang AI adalah soal dominasi global, dan menegaskan komitmen AS untuk tetap unggul melawan China dan negara lain. Hubungan antara pemerintah Trump dan Anthropic juga pernah tegang, termasuk ketika Departemen Pertahanan AS melabeli perusahaan tersebut sebagai 'risiko rantai pasok' dan menunda peluncuran model AI bernama Mythos.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.40
Krisis Baru Hantam Amerika, Trump Blak-Blakan Bilang Begini
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.25
Bos Anthropic Peringatkan AI Bisa Lepas Kendali, Ancam Manusia
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.45
Percepatan AI tidak Terkendali Dapat Punahkan Manusia? Ini Pro Kontranya
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.15
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Presiden Malah Bilang Begini
Berita terkait
Bikin Merinding! Orang Dalam Takut AI Bisa Bunuh Manusia
Detik.com · 10 September 2026 pukul 10.29
CEO Anthropic: Gelombang Skeptisisme AI Dipicu Krisis Kepercayaan Publik
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 15.30
Laju AI Mau Diperlambat, Saham Nvidia Cs Kompak Berguguran
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 11.28
Bos Anthropic Ingin Perlambat AI Tapi 'Takut' Xi Jinping
Detik.com · 15 September 2026 pukul 08.46