Trump Tolak Anggapan Dunia Dalam Bahaya, Blak-Blakan Teriak Hoaks
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump menolak rekomendasi pembatasan pengembangan AI secara keras. Dalam pidato di PBB, Trump menyebut kekhawatiran tentang AI yang 'liar' dan menghancupkan manusia sebagai hoaks. Ia memastikan tidak akan ada regulasi baru untuk AI, melainkan pengawasan tetap dilakukan melalui Departemen Kehakiman. Trump juga mengganti istilah 'Artificial Intelligence' menjadi 'Super Intelligence' dalam dokumen resmi pemerintah. Sementara itu, peneliti Jacob Coxon mengundurkan diri dari Anthropic karena khawatir AI berpotensi memusnahkan manusia. Beberapa senator sempat mengusulkan regulasi yang memberi Menteri Perdagangan otoritas untuk memaksa perusahaan AI menunjukkan sistem keamanan, namun proyeksi peluang disahkan regulasi itu rendah karena Trump menolak intervensi baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 21 September 2026 pukul 18.06
Trump Bentuk Satgas AI, Kini Cari Calon Kaisarnya
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.38
Bosnya Serukan Rem Pengembangan AI, OpenAI dan Anthropic Malah Rilis Model Baru
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 13.59
Menkomdigi hadiri forum PBB tentang perlindungan anak dari risiko AI
Berita terkait
Donald Trump Bentuk AI Force, Untuk Apa?
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 22.01
Trump Mau Bentuk Pasukan AI, Tunjuk Pimpinannya Sebagai Kaisar
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 19.15
CEO Teknologi Desak Regulasi Tangkal Ancaman AI, Trump Menolak!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.29
Tak Khawatir AI, Trump Ingin Pengembangan Tak Ditahan-Tahan
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 17.18