Menkomdigi hadiri forum PBB tentang perlindungan anak dari risiko AI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menghadiri forum tingkat tinggi PBB di Amerika Serikat untuk membahas perlindungan anak dari risiko kecerdasan buatan (AI). Forum yang dipimpin oleh pemimpin Prancis, Spanyol, Kenya, dan Australia ini menekankan pentingnya penilaian risiko independen sebelum teknologi AI dapat diakses oleh anak-anak, guna mencegah pelanggaran privasi, penyalahgunaan data, serta paparan konten berbahaya.
Para peserta sepakat mempercepat kerja sama internasional dalam menetapkan standar keselamatan dan penelitian dampak AI terhadap perkembangan anak. Pembahasan lanjutan mengenai metodologi penilaian dan pendanaan dijadwalkan pada Paris Peace Forum November 2026. Selain itu, Menkomdigi juga berkoordinasi dengan perwakilan Roblox dan Google terkait perlindungan ruang digital serta penguatan infrastruktur ekosistem digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 16.00
Bos Nvidia Blak-blakan, Yakin AI Tak Bisa Musnahkan Manusia
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.38
Bosnya Serukan Rem Pengembangan AI, OpenAI dan Anthropic Malah Rilis Model Baru
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 15.00
PBB Kasih Peringatan Bahaya, Satu Dunia Diminta Siaga Penuh
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.25
Trump Tolak Anggapan Dunia Dalam Bahaya, Blak-Blakan Teriak Hoaks
Berita terkait
Eropa Berencana Melarang Anak di Bawah Usia 15 Tahun Menggunakan Chatbot AI
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 18.41
Anthropic-OpenAI Rilis AI Baru, Makin Canggih tapi Lebih Murah
JawaPos · 23 September 2026 pukul 12.30
Pasar Kacamata Pintar Meroket Lebih dari 250 Persen, Siapa Penguasanya?
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 12.00
6 Poin Pidato Trump di Sidang PBB: Iran, Nama Baru AI dan Negara Gagal
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.00