Uber PHK 3.300 Karyawan, Robotaxi Mulai Jadi Ancaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Uber mengumumkan PHK terhadap 3.300 karyawan (10% pekerjaan global) dalam upaya memangkas lapisan manajemen dan menyederhanakan struktur tim. CEO Dara Khosrowshahi menyatakan pertumbuhan bisnis membuat organisasi terlalu kompleks, sehingga PHK diambil untuk mempercepat pengambilan keputusan. Setelah pemutusan hubungan, jumlah karyawan Uber diperkirakan turun menjadi kurang dari 30.000 orang dengan pengurangan 20% manajer. Langkah ini terjadi saat Uber meningkatkan investasi pada robotaxi dengan anggaran lebih dari USD 10 miliar, bekerja sama dengan Waymo sebagai partner utama. Meskipun bisnis Uber tidak dalam kondisi buruk, robotaxi diproyeksikan menjadi ancaman utama di industri ride-hailing. PHK tidak secara langsung disebabkan oleh robotaxi, melainkan restrukturisasi dialihkan ke area inovasi dan mobilitas otonom. Perkembangan ini menandai perubahan strategis perusahaan menuju masa depan yang lebih otonom.
Bagikan
Berita terkait
Mark Zuckerberg Batal Ganti Karyawan Meta dengan AI, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 08.00
China dan Amerika Mendadak Bersatu Serbu Timur Tengah
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.50
Raja Ojol Tutup di RI, Sekarang Menggila Ancam Driver Online
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.20
TikTok Mendadak Tutup Kantor, PHK Ratusan Karyawan di Amerika
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 15.20