Viral Pin Ibu Hamil Palsu Dijual di Ecommerce, Picu Pertengkaran KRL
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah insiden viral terjadi di KRL Jakarta berdasarkan unggahan di Threads, di mana seorang wanita menggunakan pin ibu hamil palsu untuk meminta tempat duduk prioritas. Pin tersebut dibeli melalui platform e-commerce, bukan resmi dari KAI Commuter. Saat ditegur oleh penumpang lain yang menyadari keaslian pin, wanita tersebut marah dan berdebat, memicu pertengkaran di gerbong.
Pin ibu hamil palsu kini marak dijual secara online dengan harga bervariasi antara Rp9.000 hingga Rp17.000. Desain pin bervariasi, ada yang meniru desain resmi KAI Commuter sehingga membingungkan pengguna. Maraknya penjualan ini berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang yang benar-benar membutuhkan fasilitas prioritas, seperti ibu hamil.
KAI Commuter merespons insiden ini dengan menginformasikan ciri-ciri pin resmi, yaitu memiliki logo KAI dan mencantumkan tanggal masa aktif. Mereka mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan pin palsu demi menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama di transportasi umum.
Bagikan
Berita terkait
Impor KRL Bekas Jepang, KCI Pakai Anggaran Sendiri
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.56
Impor KRL Bekas Jepang Dimulai Akhir 2026
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.00
Penumpang KRL Cekcok Usai Bersenggolan di Eskalator Stasiun Bekasi, KAI Mediasi
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 17.18
Viral Penumpang KRL Ribut di Stasiun Bekasi gara-gara Rebutan Eskalator
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 13.35