Warga Batam Mengeluh Tak Dapat Air Sejak Ada Data Center
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Warga Kavling Sambau, Nongsa, Batam mengeluhkan terhentinya pasokan air selama berbulan-bulan. Ketua RT 03, Andi Lalang, menduga pembangunan data center di kawasan tersebut menjadi penyebab utama, sehingga sekitar 300 warga melakukan aksi protes karena belum adanya solusi.
BP Batam membantah dugaan pengalihan air ke data center dan menyatakan bahwa krisis air disebabkan oleh musim kemarau. Produksi air di Nongsa turun drastis dari 90 liter per detik (LPS) menjadi 25 LPS. BP Batam mengklaim data center menggunakan sistem pengolahan air mandiri dan akan melakukan pengecekan jaringan distribusi di setiap RT.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Oktober 2026 pukul 16.00
KDM Setop Proyek Pusat Data AI di Jatiluhur, Bisa Bikin Investor Kabur?
JawaPos · 4 Oktober 2026 pukul 10.30
Data Center Dihentikan di Jabar, Indef: Jangan Ulangi Kesalahan Investasi 1980-an
Berita terkait
Data Center AI Haus Air, 1 MW Sedot Air Kebutuhan 1 Kota
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.21
Siapkan US$4,5 Miliar, Raksasa AI Nvidia Incar Industri Data Center di Batam
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.49
Andre Rosiade Dukung Batam Jadi Pusat Data Center, Dorong Ketersediaan Gas-Listrik
Detik.com · 7 September 2026 pukul 19.08
NeutraDC Bidik Ekspansi Data Center di Indonesia Timur, Manado Jadi Second Gateway
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.19