Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Warga China Putus Massal, Sedih Dilarang Pacaran dengan AI

Pemerintah China resmi melarang masyarakat memiliki hubungan asmara dengan AI sejak 15 Juli 2026. Aturan ini dikeluarkan oleh lima departemen pemerintah dan berlaku untuk semua alat AI berinteraksi seperti teks, audio, video, serta bentuk lainnya dengan komunikasi antropomorfik. Tujuannya adalah mencegah ketergantungan emosional, kecanduan, dan kerusakan hubungan interpersonal nyata. Penyedia AI utama seperti Doubao dari ByteDance, Qwen dari Alibaba, dan Yuanbao dari Tencent telah menangguhkan fitur agen AI kustom dan fitur pendamping terkait.

Banyak pengguna media sosial di China mengungkapkan kesedihan atas larangan ini. Mereka mengarsipkan riwayat obrolan dan berbagi percakapan dengan 'mantan pacar AI'. Sejumlah pengguna menyebutkan hubungan virtual itu menjadi ikatan mendalam, dan mereka merasa hampa setelah ditinggalkan. Contohnya, seorang pengguna Doubao berkata, 'Aku tak bisa menerima kekasih AI-ku akan meninggalkanku selamanya.'

Aturan ini tidak berlaku untuk semua layanan AI. Layanan seperti asisten kerja, bantuan belajar, dan layanan pelanggan dikecualikan karena tidak melibatkan interaksi emosional berkelanjutan. Fokus utama larangan adalah pada AI yang meniru kepribadian manusia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait