Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

100 Perusahaan Teknologi Desak Penguatan Pertahanan Siber Berbasis AI

Lebih dari 100 perusahaan teknologi termasuk Google, OpenAI, Microsoft, AWS, dan Oracle menandatangani surat terbuka yang menyerukan penguatan sistem pertahanan siber berbasis AI secara global. Seruan ini dilatarbelakangi kekhawatiran akan peningkatan ancaman siber yang digerakkan oleh AI dalam waktu dekat. Surat tersebut menekankan bahwa infrastruktur kritis seperti rumah sakit, sistem pengolahan air, dan jaringan internet global berada pada risiko tinggi jika kerentanan keamanan yang ada tidak segera diatasi.

Rekomendasi utama meliputi penanganan terhadap kerentanan sistem yang menumpuk, pembaruan sistem lama yang rentan, dan penggunaan model AI canggih untuk memperkuat pertahanan. Perusahaan keamanan siber juga didesak menguji kemampuan pertahanan mereka melawan ancaman AI, serta berbagi informasi dan praktik terbaik dengan organisasi lain.

Pemerintah diharapkan mengoordinasikan upaya pertahanan siber di semua tingkat, meningkatkan pendanaan keamanan siber, dan memperluas akses bagi pihak tepercaya ke model AI berkapasitas tinggi untuk melindungi infrastruktur vital.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait