13 Persen Warga Jakarta Masih Andalkan Air Sumur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5297626/original/080872700_1753690282-Screen_Shot_2025-07-28_at_15.04.36.jpg)
Berdasarkan data PAM Jaya, sekitar 13% warga Jakarta (sekitar 1,2 juta pelanggan) belum terlayani sistem perpipaan air minum. Tantangan utama terletak di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, khususnya Kecamatan Jagakarsa, Cilandak, Pasar Rebo, dan Kramat Jati. Warga di wilayah-wilah itah masih andalkan air sumur meskipun PAM Jaya telah memperluas layanan ke 83% dengan 1,2 juta pelanggan. Untuk meningkatkan cakupan, sosialisasi dilakukan di 267 kelurahan, menyasar 15.000 RW/RT. Penting untuk diingat bahwa eksploitasi air tanah secara berlebihan dapat menyebabkan penurunan muka tanah (land subsidence) seperti yang terjadi di DKI Jakarta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 September 2026 pukul 13.26
13 Persen Warga Jakarta Belum Pakai Air PAM, Ini Alasannya
Berita terkait
Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp 8 Selama 8 Hari, Setelahnya Rp 5.000
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.20
Cerita Warga Cilandak Hadapi Kemarau: Air Sumur Berkurang hingga Berubah Warna
kumparan · 14 September 2026 pukul 16.33
Bangun Embung di Mangkalapi, Cipta Kridatama Dukung Ketahanan Air Bersih
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 16.47
Mulan Jameela Realisasikan Program Air Bersih untuk Warga Garut-Tasikmalaya
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.13