2 Dekade Pemberontakan, Gerakan Muslim-Melayu Tetap Ingin Merdeka dari Thailand
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerakan Barisan Revolusi Nasional (BRN) di Thailand bagian selatan berjanji akan terus memperjuangkan kemerdekaan hingga tujuan tercapai. BRN merupakan gerakan bersenjata yang menuntut pemisahan wilayah selatan mayoritas Muslim dari Thailand sejak konflik bersenjata membara sejak 2004. Negosiasi damai yang dimulai Pemerintah Thailand dengan BRN pada 2013 melalui perantara Malaysia hingga kini menemui jalan buntu setelah lima tentara Thailand tewas. Lebih dari 7 ribu orang telah tewas sejak konflik membara, termasuk milisi pemberontak, pasukan keamanan, dan warga sipil. BRN menuntut Bangkok membagi kekuasaan di empat provinsi selatan dengan penerapan syariah Islam bagi seluruh umat Muslim.
Bagikan
Berita terkait
Utusan AS Berkunjung ke Ukraina, Rusia Kirim 108 Drone Mematikan ke Kyiv
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 19.04
Presiden Putin Ungkap Alasan Rusia Tidak Menyerang Pemimpin Politik dan Militer Ukraina
VOI · 2 September 2026 pukul 11.00
Apa Gagasan Baru untuk Mengakhiri Perang Ukraina?
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 01.10
Negara Arab Sohib Israel Ini Ngamuk, Putus Hubungan dengan Iran
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 09.50