Trump Klaim Gandakan Cadangan Minyak AS melalui Kesepakatan dengan Venezuela
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan dengan Venezuela yang disebutnya sebagai 'Kesepakatan Minyak Terbesar dalam Sejarah Dunia'. Menurut Trump, kesepakatan ini memberikan AS kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel minyak mentah Venezuela. Kesepakatan ini diklaim dapat melipatgandakan cadangan minyak AS. Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth diduga terlibat dalam perundingan dengan pemimpin sementara Venezuela Delcy Rodriguez dan pihak swasta untuk mengamankan kendali AS atas cadangan minyak tersebut. Trump menekankan bahwa kesepakatan ini dilakukan tanpa biaya bagi pembayar pajak AS. Data terbaru dari Badan Informasi Energi AS (EIA) mencatat cadangan minyak mentah dan kondensat yang terbukti milik AS berada di sekitar 46 miliar barel. Dengan penambahan 65 miliar barel dari Venezuela, total volume yang berada di bawah kendali AS mencapai lebih dari 111 miliar barel, meskipun secara teknis minyak tersebut tidak akan masuk ke dalam cadangan domestik AS. Trump mengklaim bahwa langkah ini akan meningkatkan keamanan energi AS dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.00
Trump Dapat Kendali 65 Miliar Barel Minyak Venezuela, Cadangan AS Berpotensi Melonjak
CNBC Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 06.49
Bukan Timur Tengah, Trump Kuasai Cadangan Minyak Raksasa di Sini
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 13.43
AS Siap Ambil Alih Sebagian Besar Kekayaan Minyak Venezuela
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.10
Trump Umumkan AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela
Berita terkait
Raksasa Migas Untung Besar di Tengah Perang, Trump Uring-uringan
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.10
Donald Trump Bidik 17 Ladang Minyak Venezuela, Skema Sewa Disiapkan
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.40
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21