Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

250 Juta Orang Indonesia Jadi Pengguna Internet Aktif

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 250 juta pengguna internet, setara dengan 81,7% dari total populasi. Hal ini menjadikan Indonesia memiliki pasar digital yang sangat besar dan perlu penguatan industri aplikasi nasional untuk mendukung transformasi ekonomi digital. Menurut Kepala BPSDM Komdigi, Boni Pudjianto, aplikasi saat ini telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari transaksi hingga layanan publik. Transformasi digital nasional tidak bisa dilakukan hanya dengan satu aplikasi, melainkan membutuhkan ekosistem digital yang kuat dan saling terhubung. Komdigi mengacu pada Visi Indonesia Digital 2045 yang terdiri dari tiga pilar: pemerintah digital yang modern, ekonomi digital yang inovatif, dan masyarakat digital yang adaptif. Pemerintah juga memproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia akan melebihi 130 miliar dolar AS pada 2026, dengan potensi menjadi ekonomi digital terbesar di ASEAN. Untuk mewujudkan hal ini, Komdigi menekankan penguatan empat aspek: talenta dan pengembang, akses teknologi dan infrastruktur, akses pasar dan pembiayaan, serta tata kelola yang menjamin keamanan dan perlindungan kekayaan intelektual. Kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, investor, dan mitra regional Asia Pasifik dinilai krusial untuk mengembangkan ekosistem aplikasi nasional. Di samping itu, Komdigi menilai negosiasi Digital Economy Framework Agreement (DEFA) ASEAN yang diselesaikan pada 2026 berpotensi mendorong ekonomi digital ASEAN hingga mencapai 2 triliun dolar AS pada 2030. Nilai ekonomi digital Indonesia juga dikabarkan mencapai 360 miliar dolar AS dengan pertumbuhan tahunan lebih dari 15%.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait