Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Tertinggal Jauh soal Asuransi Dibanding Negara ASEAN, Ini Buktinya

Tingkat literasi dan inklusi asuransi di Indonesia masih rendah, masing-masing berada di angka 42,8% dan 29,55%. Penetrasi asuransi terhadap PDB juga masih di bawah 2%, tertinggal jauh dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya. Meskipun aset asuransi umum tumbuh 5,1% menjadi Rp270,4 triliun pada triwulan II-2026, penerimaan premi bruto justru terkoreksi sebesar 2,5%.

Untuk mengatasi masalah ini dan meningkatkan kepercayaan publik, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempercepat aktivasi Program Penjaminan Polis (PPP) yang ditargetkan berjalan pada Juli 2027. Program ini merupakan amanat UU P2SK yang bertujuan melindungi pemegang polis dan menjaga stabilitas sistem keuangan nasional. Saat ini, LPS fokus mematangkan isu kepesertaan, cakupan, batas penjaminan, serta pendanaan melalui kolaborasi dengan Kemenkeu dan OJK.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait