27 Ton Bantuan Logistik Dikirim ke Lokasi Gempa NTT dari Pusat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah pusat mengirimkan bantuan logistik seberat 27 ton ke lokasi gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8). Pengiriman tersebut, yang dilakukan melalui beberapa kloter penerbangan Hercules, mencapai bandara Halim Perdanakusuma dan dicek langsung oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kloter terakhir pengiriman logistik dilakukan menjelang tengah malam hari yang sama.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan sejumlah pejabat tinggi untuk langsung mengecek kondisi di NTT, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dan Kepala Basarnas Mohammad Syafii. Selain pejabat pemerintahan, Presiden juga menyiagakan PLN, Pertamina, dan Telkom untuk mendukung penanganan darurat.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 menyentuh Kabupaten Nagakeo, NTT, pada Sabtu (15/8). Hingga laporan ini ditulis, tercatat 48 orang tewas dan lebih dari 5.000 warga mengungsi. Untur penanganan darurat, lebih dari 3.500 personel TNI-Polri telah dikerahkan dan tersebar di Manggarai, Maumere, Flores, dan wilayah terdampak lainnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 06.15
Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 10.57
Korban Jiwa Gempa di NTT Jadi 54 Orang
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 09.42
Kemensos Tambah Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT Melalui Jalur Laut
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.47
BNPB: 53 Orang Meninggal Dunia, 135 Luka-Luka Akibat Gempa NTT
Berita terkait
Gempa Susulan di NTT Terus Terjadi, Ini Data Terbarunya
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 08.06
Update Korban Gempa NTT: 135 Orang Meninggal, 98.986 Rumah Rusak
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 17.44
Pengungsi Gempa NTT Capai 179.037, Warga Alami Ketakutan
Liputan6.com · 26 Agustus 2026 pukul 14.45
Gubernur NTT Minta Arahan Presiden soal Bantuan Swasta Bangun 500 Rumah Korban Gempa
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.35