3 Kapal Tanker Terkait UEA Diserang, Iran Peringatkan Transit Selat Hormuz Tanpa Izin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Otoritas Selat Teluk Persia Iran melaporkan bahwa tiga kapal tanker yang terdaftar sebagai kapal tidak mematuhi persyaratan pelintasan telah diserang di Selat Hormuz dalam beberapa hari terakhir. Kapal-kapal tersebut adalah Al Ruwais, Sinbad, dan Mersin Prosperity, yang dimiliki atau disewa oleh Uni Emirat Arab. Menurut laporan, ketiganya telah berulang kali mencoba melintasi selat tersebut selama dua bulan terakhir dan muncul dalam daftar ketidakpatuhan terbaru otoritas. Serangan ini dilakukan karena pelintasan tanpa izin yang dianggap tidak sesuai dengan persyaratan navigasi yang aman dan resmi.
Separately, kantor berita Fars melaporkan bahwa satu supertanker dengan kapasitas 2,5 juta barel minyak juga diserang dan sedang terbakar sekitar delapan kilometer di lepas pantai Oman. Namun, laporan ini tidak mengidentifikasi kapal tersebut sebagai salah satu dari tiga tanker yang disebutkan sebelumnya.
Otoritas Selat Teluk Persia kembali memperingatkan pemilik dan penyewa kapal agar tidak mengarahkan kapal ke rute yang tidak resmi. Mereka menegaskan bahwa upaya semacam itu membuat kapal dan awaknya rentan terhadap kerugian finansial, korban jiwa, dan pembatasan pada pelintasan di masa mendatang.
Bagikan
Berita terkait
UEA: Rudal Iran Serang Kapal Tanker Minyak ADNOC di Selat Hormuz
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 06.21
Iran Tangkap Drone Bawah Laut AS, Bakal Pulihkan Data di Dalamnya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 22.01
Tunduk pada Sanksi AS, UEA Larang Maskapai Iran Terbang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 12.53
Kepala Kebijakan Luar Negeri UE Desak Iran Terkait Keamanan Maritim
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 12.50