Tunduk pada Sanksi AS, UEA Larang Maskapai Iran Terbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Uni Emirat Arab (UEA) menghentikan penerbangan maskapai Iran menuju dan dari wilayahnya, mengikuti sanksi Amerika Serikat (AS) yang menargetkan sektor penerbangan Iran. Otoritas Penerbangan Sipil Umum Emirat (GCAA) mengumumkan kebijakan ini pada Kamis, 25 September 2026, melarang maskapai Iran menggunakan bandara di seluruh dunia termasuk di UEA. Keputusan ini merupakan bagian dari tekanan AS terhadap Iran melalui sektor penerbangan, sekaligus memengaruati jaringan penerbangan internasional. UEA menjadi negara terbaru yang bergabung dengan sejumlah negara lain seperti Oman, Irak, Azerbaijan, Georgia, dan Turkmenistan yang membatasi akses maskapai Iran. Dampaknya cukup besar karena Dubai, pusat perdagangan utama UEA, selama ini menjadi tujuan penting bagi maskapai Iran dengan beberapa penerbangan harian dari Iran dan komunitas warga Iran yang signifikan di sana. Hubungan bisnis erat antara Dubai dan Teheran juga terdampak oleh larangan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 September 2026 pukul 15.48
Iran Tepis AS: Semua Maskapai Kami Tetap Beroperasi!
JawaPos · 25 September 2026 pukul 07.30
Harga Minyak Dunia Variatif Usai Serangan Rudal Houthi di Arab Saudi, Brent Tembus USD 106
Berita terkait
Sejumlah Negara Mulai Blokir Penerbangan Maskapai Iran usai Diancam AS
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.41
Iran Tegaskan Penerbangan Luar Negeri Maskapai Nasional Tetap Berlanjut Meski Ada Sanksi AS
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 19.31
AS Cabut Sanksi Maskapai Irak yang Terkait Garda Revolusi Iran
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 03.55
Penasihat Mojtaba: Jika Iran Tak Bisa Lakukan Penerbangan, maka Tak Ada Pihak Lain yang Bisa Terbang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 20.31