3 Unit Rumah Hasil Karya BRIN Tahan dari Gempa M7,7 di NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tiga unit purwarupa rumah tahan gempa ciptaan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Desa Tanjung Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, tetap berdiri kokoh setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,7. Hasil pemeriksaan lapangan menunjukkan tidak ada kerusakan struktural pada dinding, kolom, maupun fondasi bangunan. Kerusakan yang terjadi hanya bersifat kosmetik, yaitu terlepasnya sebagian keramik dinding kamar mandi.
Ketahanan rumah yang dibangun pada periode 2021–2022 ini didukung oleh penerapan teknologi peredam getaran rubber bearing seismic berbasis karet alam yang memisahkan struktur bawah dan atas bangunan. Selain itu, konstruksi ini menggunakan panel sandwich EPS serta menerapkan desain modular yang praktis untuk pembangunan hunian di wilayah rawan gempa.
Menindaklanjuti keberhasilan uji lapangan tersebut, BRIN akan melakukan validasi teknis lebih lanjut melalui uji laboratorium berstandar SNI pada 2026. Model rumah modular tahan gempa ini diharapkan dapat direplikasi secara luas sebagai solusi rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan di berbagai kawasan rawan bencana di Indonesia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 18.31
995 Gempa Susulan Guncang NTT, Tak Semua Dirasakan Warga
Berita terkait
Bandara Komodo Tetap BeroperasiTerbatas, Taxiway Retak Pascagempa NTT
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 20.40
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16
ASDP Pastikan Penyeberangan Tetap Aman Pascagempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 19.40
Daftar 5 Bandara Rusak Akibat Gempa Bumi di NTT
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 17.13