37 Penambang Ilegal Tewas di Tahanan Nigeria, Gubernur Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Negara Bagian Niger, Nigeria, mengonfirmasi 37 orang terduga penambang ilegal tewas saat ditahan di fasilitas NSCDC di Minna. Insiden ini memicu penyelidikan penuh yang diketuai Kepala Polisi Negara Bagian Niger. Gubernur Mohammed Umaru Bago menyampaikan duka cita dan membenarkan laporan ini meski beberapa media awalnya melaporkan angka 33 korban. Rekaman video di media sosial memperlihatkan puluhan jenazah remaja di area terbuka, sementara warga dan keluarga korban berteriak kutukan. Laporan intelijen menunjukkan penyebab kematian massal ini kemungkinan akibat sel yang sempit, ventilasi buruk, dan kepadatan berlebih di dalam ruang tahanan. NSCDC menyatakan menangkap para tersangka pada Selasa dan Rabu, namun pada 17 September 2026 dini hari, para tahanan ditemukan meninggal menyusul dugaan wabah penyakit. Insiden ini juga memicu aksi unjuk rasa dari kelompok penambang dan simpatisan di Minna, yang berujung pada kerusakan kendaraan dan fasilitas umum. Negara Bagian Niger, yang kaya akan mineral seperti emas, tantalite, tembaga, dan litium, menjadi pusat penambangan ilegal yang sering dikaitikan dengan kekerasan geng kriminal lokal.
Bagikan
Berita terkait
Polri Tangani 219 Kasus Kebakaran Hutan, Tetapkan 162 Tersangka
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 23.13
Pria yang Uji Coba Bahan Peledak di Bandung Ternyata Seorang Tukang Kayu
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.36
Pemkot Bogor Serahkan Penyelidikan Kasus ASN Hilang di Cisadane ke Polisi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 18.01
Bareskrim Polri Update Penanganan Kasus Karhutla, Sudah Jerat 162 Tersangka
JawaPos · 17 September 2026 pukul 17.45