40.040 Orang Mengungsi Imbas Gempa NTT, Rumah Rusak Capai 11.925 Unit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan M 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada 15 Agustus 2026 menyebabkan 40.040 orang mengungsi, dengan konsentrasi terbesar di Kabupaten Manggarai Timur. Dampak psikologis menjadi alasan utama pengungsian. Bencana ini mengakibatkan 11.925 unit rumah rusak, dengan rincian 5.516 rusak berat, 1.916 rusak sedang, dan 4.493 rusak ringan. Korban jiwa tercatat sebanyak 25 orang di Manggarai Timur dan 27 orang di Manggarai, serta ratusan warga mengalami luka-luka.
Pemerintah telah mendistribusikan bantuan logistik berupa sembako, obat-obatan, dan tenda, serta membangun dua rumah sakit lapangan. Proses pemulihan infrastruktur berjalan cepat; hampir seluruh titik longsor, jalan, dan jembatan telah operasional kembali. Jaringan listrik di Flores juga telah pulih hingga 99,9%, mengembalikan layanan bagi 566.525 pelanggan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.15
Kapolri: 27.700 Pengungsi Gempa NTT Tersebar di 107 Titik Pengungsian
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.27
Update Korban Gempa NTT: 70 Meninggal, 132 Terluka
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 13.35
BNPB: Sebagian objek wisata utama di NTT ditutup sementara pascagempa
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 05.25
Update Gempa NTT: 68 Orang Meninggal Dunia dan Ribuan Rumah Rusak
Berita terkait
Anggota DPR Minta Kemenkes Turunkan Dokter Keliling untuk Korban Gempa NTT
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.18
Ribuan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Terbanyak di Kabupaten Ngada
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 00.40
Pemerintah Pastikan Dampak Gempa NTT Masih Bisa Ditangani Sendiri
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.20
Update Gempa NTT: 4.541 Rumah Terdampak
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 20.52