40% Bisnis di RI Pakai AI-Pendapatan Naik, Begini Penjelasan Airlangga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengungkapkan bahwa banyak pengusaha atau pelaku bisnis di Indonesia telah mengadopsi kecerdasan buatan (AI) untuk kemudahan usaha. Berdasarkan studi dari Amazon Web Services (AWS), sebanyak 40% perusahaan di Indonesia sudah memakai AI. Airlangga mengatakan, dengan adopsi AI, pendapatan bisnis diharapkan akan naik.
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga dalam paparannya di UMKM Finance Summit 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa (11/8/2026). Menurut Airlangga, penggunaan AI memudahkan pelaku usaha, termasuk UMKM, dalam menjalankan usaha dan juga lebih mudah untuk bertemu dengan regulator ketika pelaku merasa masih kesulitan. Selain itu, adopsi AI juga dapat mengurangi risiko yang ada dalam usaha, meskipun pengurangannya masih belum terlalu besar.
Airlangga menegaskan bahwa dengan jumlah pelaku UMKM yang mencapai 54 juta, tidak ada cara lain kecuali menggunakan AI untuk mengelola usaha. Ia juga menekankan pentingnya adopsi AI secara lebih luas bagi para pelaku usaha, termasuk UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 05.45
Singgung Studi AWS, Airlangga Beber Dampak Bisnis RI Adopsi AI
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.44
WhatsApp Rilis Agen AI untuk UMKM, Bisa Layani Pelanggan 24/7
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.15
Airlangga Dorong Generasi Naruto Kelola UMKM Pakai AI
Berita terkait
Mahasiswi Untag Surabaya Bikin AI yang Bisa Deteksi Transaksi Mencurigakan UMKM
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.31
89,2 Persen Pembiayaan Fintech Mengalir ke Sektor Produktif
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 22.08
'Beli Lokal', Cara Tokopedia-TikTok Shop Bikin UMKM Naik Kelas
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 19.35
Ekosistem BeliLokal Dorong Penjualan Produk Lokal Tumbuh 51% di Semester I 2026
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 19.23