Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Singgung Studi AWS, Airlangga Beber Dampak Bisnis RI Adopsi AI

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa 40 persen pelaku bisnis di Indonesia telah mengadopsi kecerdasan buatan (AI) dalam operasional mereka, berdasarkan studi Amazon Web Services (AWS). Pengakuan ini disampaikan dalam acara UMKM Finance Summit 2026 yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa, 11 Agustus 2026. Menurut Airlangga, adopsi AI diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan efisiensi, terutama bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Airlangga menekankan bahwa pemanfaatan AI dapat mempermudah pelaku usaha dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk berinteraksi dengan regulator dan mengatasi kendala operasional. Dengan adanya sekitar 54 juta pelaku UMKM di Indonesia, ia menilai penggunaan teknologi ini tidak bisa dihindari. AI juga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko dalam pengelolaan bisnis, meskipun dampak pengurangan risiko tersebut saat ini masih terbatas.

Menurut Airlangga, teknologi menjadi semakin penting seiring berkembangnya ekonomi digital. AI dianggap sebagai instrumen kunci untuk meningkatkan efisiensi dan mendukung pengembangan bisnis di tengah persaingan yang semakin ketat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait