5 Korban Tewas Akibat Gempa NTT, Istana Sampaikan Belasungkawa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi berkekuatan besar melanda Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan menyebabkan kerusakan infrastruktur, termasuk kantor-kantor serta satu pelabuhan di Maumere. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami, namun status tersebut kini telah dicabut.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan terkait bencana ini. Pemerintah pusat telah berkoordinasi dengan Menko PMK, Basarnas, dan BMKG untuk mempercepat penanganan dampak gempa. Gubernur setempat diminta segera melakukan mitigasi dan pencarian korban di reruntuhan bangunan. Selain itu, pemerintah telah menyiagakan bantuan di Halim Perdanakusuma untuk dikirimkan jika diperlukan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.13
Korban Tewas Gempa NTT Capai 51 Orang, Helikopter Disiagakan untuk Medis
JawaPos · 16 Agustus 2026 pukul 14.45
Flores NTT Diguncang Gempa, Kepala BNPB Instruksikan 8 Aksi Cepat Ini
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 11.41
Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.23
Korban Gempa 7,7 M di NTT Bertambah: 33 Orang Tewas, 23 Luka, Ribuan Mengungsi
Berita terkait
Gempa Susulan NTT Masih Berlangsung, Pola Penurunan Diperkirakan dalam Sebulan
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 15.40
Tinjau Bencana Gempa NTT, Kapolri Sebut Keselamatan Warga Prioritas Utama
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.25
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16
Gempa 7,7 M NTT: RSUD Komodo Alami Kerusakan, Pasien Sempat Dievakuasi
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.18