Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026). Hingga Minggu (16/8) pukul 00:00 WIB tercatat 47 orang meninggal dunia, 101 luka-luka, dan lebih dari 5.000 warga mengungsi. Gempa diikuti 341 guncangan susulan. Korban jiwa tertinggi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Pengungsi terbanyak berkonsentrasi di Kabupaten Sikka (3.356 jiwa) dan Manggarai (2.078 jiwa). Ribuan rumah serta puluhan fasilitas umum rusak berat. Pemprov NTT memproses status tanggap darurat 14 hari; RS lapangan beroperasi di Kecamatan Reok, Manggarai. Jalur Larantuka–Maumere sudah bisa dilalui, namun akses Ende–Nagekeo masih terputus total. Pemerintah mengerahkan 27 ton logistik dan 3.500 personel TNI-Polri. PT PLN mempercepat pemulihan listrik, Pertamina Patra Niaga memulihkan 32 SPBU, dan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan menganalisis sesar Flores Back Arc Thrust.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait