Pascagempa NTT, Lebih 5.000 Warga Bertahan di Pengungsian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (15/8/2026). Hingga Minggu (16/8) pukul 00:00 WIB tercatat 47 orang meninggal dunia, 101 luka-luka, dan lebih dari 5.000 warga mengungsi. Gempa diikuti 341 guncangan susulan. Korban jiwa tertinggi di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur. Pengungsi terbanyak berkonsentrasi di Kabupaten Sikka (3.356 jiwa) dan Manggarai (2.078 jiwa). Ribuan rumah serta puluhan fasilitas umum rusak berat. Pemprov NTT memproses status tanggap darurat 14 hari; RS lapangan beroperasi di Kecamatan Reok, Manggarai. Jalur Larantuka–Maumere sudah bisa dilalui, namun akses Ende–Nagekeo masih terputus total. Pemerintah mengerahkan 27 ton logistik dan 3.500 personel TNI-Polri. PT PLN mempercepat pemulihan listrik, Pertamina Patra Niaga memulihkan 32 SPBU, dan Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan. BMKG mencatat 235 gempa susulan dan menganalisis sesar Flores Back Arc Thrust.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 08.53
Hari Kedua Pascagempa NTT, Seskab Teddy: Tambahan 25 Ton Bantuan Dikirimkan
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.47
Gempa NTT 7,7 M: Bantuan Mengalir, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.51
Pemerintah Gelar Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa NTT
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 20.27
Gelombang Tinggi Hambat Bantuan Gempa NTT, Kemensos Pilih Belanja Langsung di Lokasi
Berita terkait
DPR Tinjau Dampak Gempa NTT, Pastikan Penanganan Korban Berjalan Cepat
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.16
BNI Salurkan Bantuan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.57
Gempa NTT, BNPB : Ratusan Rumah Rusak
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 21.00
Gempa NTT, Mendagri Soroti Tipisnya Anggaran Bencana Daerah
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.00