5 Negara Arab Kecam Pejabat dan Warga Israel yang Masuk Al-Aqsa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lima negara Arab—Yordania, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, dan Mesir—mengecam keras aksi pejabat dan warga Israel yang memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur pada 17, 19, dan 20 September 2026. Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir serta kelompok warga Yahudi, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan istrinya, melakukan pembacaan doa dan inspeksi di terowongan bawah tanah di bawah kompleks tersebut. Mereka menilai aksi ini melanggar status quo historis serta hukum internasional dan humaniter yang berlaku. Kementerian Luar Negeri Yordania menyatakan bahwa langkah ini merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap status quo dan kesucian Al-Aqsa, sementara Kuwait dan Qatar menyebutnya sebagai provokasi yang dapat memicu eskalasi kekerasan. Arab Saudi dan Mesir juga menolak keras aksi ini, dengan Mesir memperingatkan akan kemungkinan ketegangan lebih lanjut akibat gangguan terhadap situs suci. Hamas turut mengecam kunjungan Netanyahu ke terowongan dan situs penggalian di bawah Al-Aqsa dan Tembok Al-Buraq, menyebutnya sebagai serangan terhadap identitas dan integritas masjid.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 15.41
Netanyahu hingga Warga Israel Masuki Pelataran Tembok Ratapan di Yerusalem
Detik.com · 21 September 2026 pukul 04.31
Pasukan Israel Tembak 1 Wanita dan 2 Anak-anak Palestina di Gaza
Detik.com · 20 September 2026 pukul 05.58
Serangan Udara Israel Tewaskan Anak Pejabat Gaza
Berita terkait
Yerusalem Memanas! 5.209 Warga Israel Serbu Kompleks Al Aqsa
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.33
Ratusan Warga Israel Terobos Al-Aqsa, Gelar Ritual Talmud
kumparan · 21 September 2026 pukul 17.40
Polisi Israel Tembak Mati Warga Palestina di Dekat Gerbang Damaskus, Batasi Akses ke Masjid Al-Aqsa
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 15.28
Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya "Perang Agama"
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 21.40