5 Penyebab AS Gagal Tuntaskan Perang Iran Secara Kilat, Salah Satunya Amerika Salah Perhitungan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang AS melawan Iran telah berlangsung lima bulan tanpa tanda berakhir, berbeda dari prediksi awal Washington bahwa konflik akan diselesaikan secara kilat. Konflik berkepanjangan ini menguras sumber daya, mengguncang pasar energi global, dan memperluas instabilitas di Timur Tengah. Hingga akhir Juli 2026, Senat AS masih memperdebatkan kewenangan Presiden Donald Trump untuk melanjutkan perang, menunjukkan konflik belum tuntas meski Menteri Luar Negeri Marco Rubio sempat menyatakan operasi militer telah selesai pada Juni lalu.
Salah satu penyebab utama kegagalan AS adalah kesalahan kalkulasi awal, yakni menganggap Iran dapat dikalahkan melalui serangan udara besar-besaran. Meski banyak fasilitas militer Iran rusak akibat serangan AS dan Israel, kemampuan tempur Teheran tidak sepenuhnya lumpuh. Iran selama puluhan tahun membangun strategi perang asimetris dengan mengandalkan rudal balistik, drone, serangan siber, serta jaringan milisi di berbagai negara, sehingga penghancuran pangkalan tidak otomatis mengakhiri kemampuan Iran untuk membalas serangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 02.48
3 Pilot Jet Tempur Iran Hilang Saat Bombardir Pangkalan Militer AS di Qatar
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 16.38
AS-Israel Bersiap Serang Pembangkit Listrik hingga Kilang Minyak Iran
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.34
Tokoh-tokoh Yordania Serukan Pasukan AS Angkat Kaki!
Berita terkait
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
AS Kirim Kapal Induk ke Timur Tengah untuk Gantikan USS Abraham Lincoln
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 11.08
Gempur Iran, AS 41 Temukan Objek Aneh di Langit Timur Tengah
SINDOnews · 9 Agustus 2026 pukul 18.50